Tempat Wisata Tradisional di Cirebon yang Kental Sejarah dan Budaya

Tempat Wisata Tradisional di Cirebon. Kota Cirebon memang tergolong kota kecil. Namun meskipun kecil, kota Cirebon ini cukup ramai pengunjung karena memang tergolong sebagai kota yang berada di jalur transit. Menariknya, Cirebon yang terbilang kota kecil tersebut ternyata juga mempunyai cukup banyak destinasi tamasya. Ada cukup banyak tempat wisata budaya di Cirebon yang kekinian. Namun selain itu, ada juga beberapa obyek wisata budaya di Cirebon yang masih menjaga nuansa tradisionalnya. Tempat wisata tradisional tersebut sangat kental dengan sejarah, budaya dan religius.

Jika anda lebih suka mengunjungi obyek wisata tradisional dibandingkan dengan obyek wisata kekinian, anda bisa mencoba mengunjungi beberapa obyek wisata sejarah kota Cirebon yang dibahas di artikel ini.

8 Tempat Wisata Tradisional di Cirebon

Cirebon termasuk kota yang masih memiliki banyak tempat-tempat wisata bernuansa tradisional. Bagi anda yang lebih suka menyusuri obyek wisata tradisional di Cirebon yang kental dengna nuansa tradisional, anda bisa mencoba berkunjung ke beberapa destinasi wisata berikut ini:

1. Gua Sunyaragi

Tempat Wisata Tradisional di Cirebon yang Kental Sejarah dan Budaya - Gua Sunyaragi

Tempat wisata Gua Sunyaragi yang berada di desa Sunyaragi ini adalah salah satu obyek wisata tradisional di Cirebon yang tidak hanya masih memiliki nuansa tradisional saja. Gua Sunyaragi juga masih menyimpan kesan mistis.

Gua Sunyaragi ini dulunya sering digunakan sebagai tempat bertapa oleh orang-orang Keraton Cirebon. Sampai saat ini, anda bisa menyaksikan tempat yang dulunya sering digunakan untuk bertapa tersebut.

Menariknya, Gua Sunyaragi ini juga memiliki taman air. Taman air di Gua Sunyaragi ini memiliki arsitektur yang cukup unik.

Selain nuansa tradisional dan mistis, Gua Sunyaragi juga masih menyimpan satu mitos dimana setiap orang yang mengunjungi obyek wisata ini dalam keadaan belum mempunyai pasangan akan lebih cepat bertemu dengan jodohnya.

Jadi jika anda sampai saat ini masih menjomblo, mungkin anda perlu mencoba berkunjung ke tempat wisata tradisional di Cirebon ini.

Gua Sunyaragi ini bisa anda kunjungi setiap hari mulai dari jam 08:00 sampai jam 18:00 WIB. Setiap pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar Rp 10.000.

2. Petilasan Sunan Kalijaga

Bagi anda yang ingin berwisata sambil ziarah, anda bisa mengunjungi Petilasan Sunan Kalijaga yang berada di kelurahan Kalijaga.

Petilasan Sunan Kalijaga ini memiliki bangunan berbentuk huruf L. Bangunan tersebut dibagi menjadi 3 kamar utama yang masing-masing memiliki fungsi khusus.

Selain berziarah di Petilasan Sunan Kalijaga, anda juga sekaligus bisa mengunjungi Situs Taman Kera yang merupakan hutan konservasi. Di Situs tersebut anda bisa melihat secara langsung kera-kera yang hidup di alam liar.

Menariknya, hutan konservasi yang berada satu lokasi dengan Petilasan Sunan Kalijaga ini adalah satu-satunya hutan konservasi yang tersisa di kota Cirebon.

Anda bisa mengunjungi tempat wisata budaya di Cirebon ini setiap saat karena memang dibuka 24 jam. Pengunjung juga tidak dikenakan biaya apapun untuk masuk ke obyek wisata sejarah kota Cirebon ini.

3. Makam Sunan Gunung Jati

Tempat wisata tradisonal di Cirebon yang masih kental dengan nuansa tradisional berikutnya adalah Makam Sunan Gunung Jati. Di tempat wisata sejarah kota Cirebon ini, anda bisa berziarah ke Makam Sunan Gunung Jati yang merupakan salah satu Sunan yang terkenal menyebarkan agama Islam di pulau Jawa.

Selain berziarah, anda juga bisa menyaksikan keindahan arsitektur Makam dari Sunan Gunung Jati yang menggunakan kombinasi arsitektur khas dari Jawa, Arab, dan juga Cina.

Makam Sunan Gunung Jati ini berada di Jalan Raya Sunan Gunung Jati. Anda bisa mengunjungi obyek wisata tradisional di Cirebon ini kapan saja karena memang dibuka 24 jam. Anda juga sama sekali tidak dipungut biaya apapun untuk bisa masuk ke tempat wisata budaya di Cirebon ini.

4. Plangon

Plangon juga termasuk salah satu tempat wisata tradisional di Cirebon yang masih mempertahankan kesan tradisionalnya.

Selain menikmati kesunyian, anda juga bisa menikmati pemandangan alam yang masih cukup asri di Plangon ini. Plangon memang dulunya merupakan tempat untuk menenangkan diri.

Selain kesunyian dan keindahan alam, anda juga bisa berziarah di 2 makam sakral di Plangon ini. 2 Makam sakral yang berada di Plangon ini adalah Makam Pangeran Kejaksaan dan juga Pangeran Panjunan.

Tempat wisata Plangon ini tepatnya berada di desa Babakan. Obyek wisata ini buka 24 jam setiap hari dan sama sekali tidak ada tarif masuk yang harus anda bayar.

5. Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Masjid Agung Sang Cipta Rasa yang berada di Jalan Jagasatu ini juga termasuk salah satu tempat wisata tradisional di Cirebon yang wajib anda kunjungi.

Selain sebagai wisata religi, Masjid Agung Sang Cipta Rasa ini juga memiliki desain arsitektur khas Jawa. Masjid Agung Sang Cipta Rasa ini di desain sendiri oleh Sunan Kalijaga dan dibantu oleh Raden Sepat.

Desain arsitektur Masjid Agung Sang Cipta Rasa ini cukup unik karena memiliki 9 pintu. Pintu tersebut melambangkan Wali Songo.

Bagi anda yang ingin menyaksikan keindahan Masjid yang di desain sendiri oleh salah satu dari Wali Songo, anda bisa mengunjungi Masjid Agung Sang Cipta Rasa ini setiap hari pada jam berapapun. Anda juga tidak dipungut biaya apapun untuk masuk kedalam Masjid Agung Sang Cipta Rasa ini.

6. Kampung Batik Trusmi

Tempat Wisata Tradisional di Cirebon yang Kental Sejarah dan Budaya - Kampung Batik Trusmi

Berwisata di kota Cirebon rasanya tidak lengkap jika anda tidak mengunjungi Kampung Batik Trusmi.

Kampung Batik Trusmi juga termasuk salah satu tempat wisata tradisional di Cirebon yang masih menjaga tradisi kuno. Kampung Batik Trusmi ini merupakan sentra bagi pengrajin kain Batik khas Cirebon.

Terdapat sekitar 3.000 pengrajin batik yang masih menjaga tradisi pembuatan Batik dengan metode kuno di lokasi ini.

Anda tidak hanya bisa melihat proses pembuatan kain Batik khas Cirebon di Kampung Batik Trusmi ini. Andapun bisa membeli berbagai koleksi kain Batik khas Cirebon di tempat ini.

Kampung Batik Trusmi ini berada di desa Weru Lor yang cukup mudah diakses menggunakan angkutan umum di kota Cirebon.

7. Keraton Kanoman Cirebon

Cirebon juga memiliki Keraton seperti halnya kota Surakarta maupun Yogyakarta. Keraton Kanoman Cirebon merupakan salah satu tempat wisata tradisional di Cirebon yang juga wajib anda kunjungi.

Keraton Kanoman Cirebon ini dibangun oleh Sultan Anom I dan sampai saat ini masih ditinggali oleh Sultan XII.

Sama halnya seperti Keraton di Surakarta maupun di Yogyakarta, Keraton Kanoman Cirebon ini juga menyimpan banyak benda peninggalan sejarah di dalamnya.

Beberapa macam benda peninggalan sejarah yang bisa anda lihat di dalam Keraton Kanoman Cirebon ini adalah seperti Kereta Kencana yang digunakan oleh raja-raja pada jaman dahulu kala.

Selain itu, anda juga bisa melihat secara langsung Kereta Jempana yang dulunya digunakan oleh Sunan Gunung Jati. Tak hanya itu saja, Keraton Kanoman Cirebon juga menyimpan berbagai macam benda pusaka milik Keraton dan koleksi porselain yang usianya sudah lebih dari ratusan tahun lalu.

Keraton Kanoman Cirebon ini berada di Jalan Winaon Kampung Kanoman. Tempat wisata tradisional di Cirebon ini dibuka setiap hari dari jam 08:00 sampai jam 16:00 WIB. Setiap pelancong yang ingin melihat benda-benda bersejarah di dalam Keraton Kanoman Cirebon ini dikenai biaya masuk sebesar Rp 15.000.

8. Keraton Kasepuhan Cirebon

Selain Keraton Kanoman Cirebon, masih ada satu lagi obyek wisata sejarah di Cirebon yang menyimpan berbagai koleksi benda-benda bersejarah.

Tempat wisata budaya di Cirebon tersebut adalah Keraton Kasepuhan. Keraton Kasepuhan Cirebon ini memiliki koleksi berbagai macam benda bersejarah seperti halnya Keraton Kanoman Cirebon.

Hanya saja, mayoritas benda yang tersimpan di dalam Keraton Kasepuhan Cirebon ini adalah benda-benda peninggalan VOC.

Keraton kasepuhan Cirebon ini berada di Jalan Kasepuhan nomor 43. Obyek wisata sejarah kota Cirebon ini bisa dikunjung setiap hari dari mulai jam 08:00 sampai jam 16:00 WIB. Setiap pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar Rp 15.000.

Cirebon memang termasuk kota yang masih menyimpan banyak benda-benda bersejarah. Oleh sebab itu, tidak heran jika ada banyak sekali obyek wisata sejarah kota Cirebon yang masih menjaga nuansa tradisionalnya.

Dari 8 tempat wisata budaya di Cirebon yang cukup kental dengan nuansa tradisional tersebut, manakah yang kemungkinan besar akan anda kunjungi ketika berlibur nanti? Jangan lupa jaga kesehatan, cek kendaraan, dan isi pulsa agar liburan Anda lancar dan menyenangkan. Selamat berlibur!

Terima kasih telah membaca artikel tentang yhsm-joydream_002, wisata cirebon sejarah. Apabila artikel ini bermanfaat silakan dibagikan, terima kasih.

Related Post "Tempat Wisata Tradisional di Cirebon yang Kental Sejarah dan Budaya"

Destinasi Wisata Tebing Gunung Parang
Tebing Gunung Parang - Pernahkah Anda berwisata
Destinasi Wisata Tonjong Canyon di Kota Tasikmalaya
Tasikmalaya adalah kota yang di kenal dengan
Museum Upside Down World Bandung
Bagi anda warga bandung yang menginginkan pengalaman
Destinasi Wisata Taman Gesit Bandung
Destinasi Wisata Bandung Taman Gesit. Berbicara tentang